LESS ATTENTION ON TV
Menurut survey lokal tahun 1999 : Majalah Vista 1-7 Desember 1999 :
1. Mulai tahun 2000 s.d 2020 akan ada 20 - 50 TV lokal. Hal ini akan berdampak pada terjadinya keseragaman acara di (hampir) semua televisi.
2. Penonton mengendalikan acara/iklan lewat remote control, sehingga akan semakin berkurangnya frekuensi informasi dan iklan yang ditonton pemirsa.
3. Semakin terpecahnya jumlah pemirsa di masing-masing TV.
Selain itu, berdasarkan survey Associate Director Marketing & Client Service AGB Nielsen, menyatakan bahwa orang kaya atau orang yang berpendidikan tinggi, cenderung lebih sedikit waktu untuk menonton televisi di rumah. Mereka lebih banyak menghabiskan waktunya di pusat-pusat keramaian seperti mall, kantor/gedung publik, rumah sakit dll.
Untuk itu, sudah saatnya menghadirkan materi informasi atau bahkan iklan secara audio-visual di tempat dimana mereka berkumpul, dan salah satu tempat yang paling strategis adalah GEDUNG PUBLIK.
Menurut survey lokal tahun 1999 : Majalah Vista 1-7 Desember 1999 :
1. Mulai tahun 2000 s.d 2020 akan ada 20 - 50 TV lokal. Hal ini akan berdampak pada terjadinya keseragaman acara di (hampir) semua televisi.
2. Penonton mengendalikan acara/iklan lewat remote control, sehingga akan semakin berkurangnya frekuensi informasi dan iklan yang ditonton pemirsa.
3. Semakin terpecahnya jumlah pemirsa di masing-masing TV.
Selain itu, berdasarkan survey Associate Director Marketing & Client Service AGB Nielsen, menyatakan bahwa orang kaya atau orang yang berpendidikan tinggi, cenderung lebih sedikit waktu untuk menonton televisi di rumah. Mereka lebih banyak menghabiskan waktunya di pusat-pusat keramaian seperti mall, kantor/gedung publik, rumah sakit dll.
Untuk itu, sudah saatnya menghadirkan materi informasi atau bahkan iklan secara audio-visual di tempat dimana mereka berkumpul, dan salah satu tempat yang paling strategis adalah GEDUNG PUBLIK.


17.35
TV Company Indonesia

0 komentar:
Posting Komentar